YOUCAN
SOCIAL EXPEDITION
SEBATIK

YOUCAN SOCIAL EXPEDITION

YOUCAN SOCIAL EXPEDITION adalah program pengabdian masyarakat lintas disiplin yang terbuka untuk umum dengan tujuan memfasilitasi pemuda yang berkomitmen untuk mengembangkan diri dalam pemberdayaan masyarakat dan memberikan kontribusi positif yang nyata untuk masyarakat. YOUCAN Social Expedition #4 mengajak para pemuda Indonesia untuk bersama-sama memberi faidah kepada daerah-daerah 3T di Indonesia sehingga dapat membuka wawasan tentang kekayaan hakiki Indonesia, meningkatkan cinta tanah air, melatih kepemimpinan dan kemandirian serta mengembangkan diri dalam pemberdayaan masyarakat dan memberikan kontribusi positif yang nyata untuk masyarakat.

GOALS

Peserta

  • Dapat meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial peserta terhadap permasalahan umum dan rasa kesederhanaan serta mesyukuri keadaan yang dianugerahkan Tuhan.
  • Dapat membentuk kepribadian dengan mengasah keuletan, etos kerja, rasa tanggung jawab, dan menonjolkan sikap kepemimpinan, kewirausahawan, serta kemandirian. ​

Masyarakat

  • Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan pendekatan terpadu di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, juga diiringi local wisdom.
  • Mempererat rasa persaudaraan sebagai sesama manusia dan terus mengobarkan harapan untuk mencapai taraf hidup lebih baik
  • Menegakkan prinsip learning society dan learning community terhadap masyarakat pedesaan agar memiliki keunggulan kompetitif dalam bersaing, baik secara nasional maupun secara global.
  • Membantu instansi-instansi pemerintah yang terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan dinas lainnya untuk memberikan program pemberdayaan kepada masyarakat desa.

VILLAGE DETAIL

Pulau Sebatik merupakan salah satu pulau kecil dalam wilayah administratif Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Propinsi Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Wilayahnya terbagi menjadi 2 (dua) bagian. Bagian utara Pulau Sebatik memiliki luas sekitar 187,23 km², dan merupakan wilayah Negara Bagian Sabah, Malaysia. Nah, bagian selatan Pulau Sebatik milik kabupaten Nunukan, Indonesia, dengan luas kurang lebih sekitar 246,61 km².
Sebagai daerah yang berada di wilayah perbatasan, Sebatik juga mengalami apa yang menjadi hal umum bagi kawasan perbatasan yaitu keadaan daerah yang masih terisolasi dengan sarana prasarana yang masih terbatas. Berbagai keterbatasan masih terlihat dari keberadaan infrasruktur pada sarana perhubungan, komunikasi, penyediaan air bersih, sarana pendidikan, dan sarana kesehatan.
Terutama di bidang pendidikan, sarana pendidikan yang ada saat ini masih terbatas. Beberapa desa hanya mempunyai sekolah sampai SD. Anak-anak penduduk desa harus menempuh jarak cukup jauh bila ingin melanjutkan pendidikan pada tingkat SMP. Pun ada sebagian anak Indonesia harus melewati perbatasan Indonesia-Malaysia untuk
menimba ilmu. Ini berarti setiap hari mereka harus berhadapan dengan aparat perbatasan untik dapat mengenyan pendidikan.

Di bidang ekonomi, Hampir seluruh kebutuhan pokok warga perbatasan di Pulau Sebatik bergantung pada pasokan dari Malaysia. Bagi mereka, Kota Tawau di Malaysia adalah pasar dari segala kebutuhan sehari-hari dan pasar untuk menjual segala komoditi yang mereka miliki. Hal tersebut terjadi karena kota Tawau merupakan kota terdekat bagi masyarakat di pulau itu, padahal kota tersebut secara administratif berada di luar wilayah Negara Indonesia. Dengan kata lain, kebutuhan sehari-hari masyarakat Pulau Sebatik harus dibeli di luar negeri. Faktor dekatnya wilayah serta mudahnya mendapatkan produk negeri jiran di Pulau Sebatik ini membuat warga perbatasan terjajah secara ekonomi.

Dalam hal kebutuhan layanan kesehatan, warga Sebatik juga sebelumnya harus bergantung pada Malaysia. Hal ini karena masih minimnya fasilitas kesehatan di Sebatik. Fasilitas layanan kesehatan sebenarnya terus dibangun di sana. Tenaga kesehatan pun bertambah begitu pula alat alat kesehatan yang terus memenuhi puskesmas di Pulau Sebatik. Namun, upaya pemerintah meningkatan pelayanan kesehatan tak bisa membendung keinginan warga perbatasan, khususnya di Pulau Sebatik memanfaatkan fasilitas kesehatan di Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia. Fasilitas dan pelayanan di rumah sakit di Tawau lebih memadai, dan akses menuju ke rumah sakit juga lebih dekat. Hal ini menjadi pertimbangan warga yang mengalami sakit parah untuk berobat ke Tawau.

Berbagai kondisi yang ada di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara ini membuat Youth Center to Act for Nations tergerak untuk mengajak para pemuda Indonesia untuk turun tangan bersama memberikan sumbangsih yang positif bagi para saudara kita di sana.

DOCUMENTATION

DETAIL PROGRAM

Fasilitas

Fasilitas yang diterima oleh para peserta program adalah:

  1. Tiket Pesawat terbang PP dari Banda Soekarno-Hatta, Jakarta menuju lokasi pengabdian
  2. Transportasi selama melaksanakan program
  3. Akomodasi
  4. Konsumsi
  5. Sarana dan Prasarana yang dibutuhkan untuk melaksanakan program
  6. Pelatihan dan pendidikan sebelum pelaksanaan program
  7. Pendampingan pelaksanaan program oleh pihak yang berpengalaman
  8. Upacara penyambutan oleh masyarakat lokal
  9. Sertifikat partisipasi dan apresiasi
  10. Seragam dan empowerment kit
  11. Perizinan dan keamanan
  12. Asuransi
Biaya

Panitia akan mereview form pendaftaran yang telah diisi oleh para pendaftar dan akan mengirimkan Letter of Acceptance bagi para peserta yang terpilih beserta dokumen lainnya yang dapat digunakan untuk mengajukan sponsorship dan dukungan dana. Selanjutnya, biaya yang dibayarkan oleh para peserta terpilih untuk mendapatkan fasilitas yang telah tertera adalah Rp3.500.000/peserta dapat dibayarkan dalam dua termin.

Kriteria Peserta
  1. Kemampuan untuk menunjukkan komitmen terhadap prinsip-prinsip kesukarelawanan dan Pancasila.
  2. Kemampuan untuk mengabdi dan berkontribusi bagi lokasi yang dituju
  3. Kemampuan interpersonal yang baik, komunikasi dan keterampilan membangun hubungan.
  4. Kemampuan bekerja sama dalam tim yang fleksibel, networker yang sangat baik dan kepemimpinan yang kuat.
  5. Kemandirian, inisiatif dan komitmen untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat
Tanggal Pelaksanaan
Program YOUCAN Social Expedition Sebatik, Kalimantan Utara : 23 - 28 April 2019

REGISTRATION DEADLINE

11 Januari 2019